Lebih Mengenal Apa itu Guide Post dalam kontruksi Dies Set


1.Apakah fungsi dari guide post pada dies

Kami akan jelaskan fungsi dari guide post (tiang pemandu) pada dies (cetakan atau perkakas).

🛠️ Fungsi Utama Guide Post pada Dies

Dies adalah perkakas presisi yang digunakan dalam proses pembentukan material (misalnya pada mesin press untuk memotong atau membentuk logam). Guide post adalah salah satu komponen vital dalam struktur die set (rangkaian cetakan).

Fungsi utamanya adalah untuk:

  1. Memastikan Kesejajaran (Alignment) yang Tepat:

    • Fungsi terpenting dari guide post adalah menjaga agar punch holder (pemegang punch atau bagian atas die set) bergerak secara vertikal dan sejajar dengan die shoe (alas die atau bagian bawah die set) selama operasi pengepresan.

    • Kesejajaran ini harus dijaga dalam batas toleransi yang sangat ketat untuk memastikan punch masuk ke die opening dengan benar.

  2. Mencegah Kerusakan Komponen:

    • Jika terjadi ketidaksejajaran, tepi tajam punch dan die dapat saling berbenturan (shearing atau galling), yang akan menyebabkan keausan cepat dan kerusakan parah pada komponen kerja die (seperti punch dan die button).

    • Guide post melindungi komponen-komponen yang mahal dan presisi ini.

  3. Mempertahankan Akurasi:

    • Dengan menjaga kesejajaran, guide post memastikan bahwa produk yang dihasilkan memiliki dimensi yang konsisten dan akurat pada setiap siklus pengepresan.

  4. Memandu Gerakan:

    • Guide post bekerja bersama dengan guide bushing (busing pemandu) yang dipasang pada punch holder. Ketika press bergerak ke bawah, guide post (yang dipasang pada die shoe) masuk ke dalam guide bushing, yang kemudian memandu seluruh gerakan bagian atas die set.

 🔍 Komponen Terkait Guide Post

  • Die Set: Rangkaian lengkap yang terdiri dari punch holder (bagian atas) dan die shoe (bagian bawah).

  • Guide Post (Tiang Pemandu): Dipasang ke die shoe.

  • Guide Bushing (Bushing Pemandu): Dipasang ke punch holder dan menjadi pasangan gesek untuk guide post.

  • Punch: Alat pemotong/pembentuk yang dipasang pada punch holder.

  • Die (Die Button/Insert): Alat pemotong/pembentuk yang dipasang pada die shoe.

Singkatnya, guide post adalah tulang punggung mekanis yang memastikan dua bagian utama die (atas dan bawah) bekerja sama dengan presisi , yang merupakan kunci untuk umur die yang panjang dan kualitas produk yang tinggi.


2.Apakah Anda ingin tahu lebih banyak tentang material yang digunakan untuk guide post atau jenis-jenis die set?

Tentu, material untuk guide post dipilih berdasarkan kebutuhan akan kekerasan tinggi, ketahanan aus (karena gesekan), dan stabilitas dimensi untuk menjaga presisi.

Pemilihan material guide post harus sejalan dengan pasangannya, yaitu guide bushing.

1. Material Utama Guide Post (Pin)

Material yang paling umum digunakan untuk membuat guide post (atau guide pin) adalah jenis baja perkakas (tool steel) yang dapat dikeraskan.

Jenis BajaKlasifikasi/StandarKekerasan Target (Setelah Perlakuan Panas)Keterangan
Baja BantalanSUJ2 (JIS), 100Cr6 (EN), 52100 (AISI)dari 58 - 62 HRCPilihan paling umum untuk guide post dan ball guide bushing karena karakteristiknya sebagai baja bantalan, menawarkan kekerasan tinggi dan ketahanan aus yang sangat baik.
Baja PaduanSKS3 (JIS) atau setaradari 58 - 62 HRCBaja perkakas yang juga sering digunakan karena kekuatannya dan kemampuannya mencapai kekerasan tinggi setelah perlakuan panas.
Baja Karbon TinggiSKD11 atau setaradari 60 - 62 HRCMeskipun lebih sering digunakan untuk punch dan die itu sendiri, beberapa guide post presisi tinggi mungkin menggunakan material yang sangat keras ini.


 Perlakuan Permukaan (Surface Treatment)

Untuk meningkatkan kekerasan permukaan, ketahanan aus, dan mengurangi koefisien gesek, guide post sering menjalani proses akhir seperti:

  • Pengerasan Induksi (Induction Hardening): Mengeraskan hanya permukaan luar sambil menjaga bagian inti tetap ulet.

  • Krom Keras (Hard Chrome Plating): Memberikan lapisan permukaan yang sangat keras dan gesek rendah.

  • Pemolesan (Precision Grinding dan Polishing): Permukaan akhir harus sangat halus (misalnya, surface roughness Ra 0.1 mikrometer untuk meminimalkan gesekan dan memastikan pergerakan yang mulus.

2. Material Pasangan (Guide Bushing)

Material guide bushing harus dipilih untuk bekerja secara harmonis dengan guide post. Ini dibagi berdasarkan jenis gesekan:

Jenis Guide BushingMaterial UtamaFungsi
Plain Guide Bushing (Sliding/Geser)Perunggu (Bronze) atau Paduan Tembaga (Copper Alloy)Digunakan pada plain guide set untuk gesekan geser. Seringkali berupa perunggu dengan sisipan Grafit (disebut tipe oil-less atau self-lubricating) untuk pelumasan mandiri.
Ball/Roller Guide BushingBaja Bantalan (SUJ2)Bagian luar terbuat dari baja yang dikeraskan (sama dengan guide post), karena di dalamnya terdapat sangkar (cage) yang menahan bola baja atau rol. Gesekan terjadi antara bola/rol dengan permukaan guide post.


Ringkasan Pemilihan Material

Secara umum, guide post adalah komponen yang sangat keras dan sangat halus yang berfungsi sebagai sumbu gerak.

  1. Guide Post (Pin): Baja Bantalan (SUJ2) atau Baja Paduan Kekuatan Tinggi (SKS3), dengan kekerasan permukaan tinggi ( 60 HRC).

  2. Plain Guide Bushing (Pasangan Geser): Paduan Tembaga/Perunggu, seringkali mengandung grafit.

  3. Ball/Roller Guide Bushing (Pasangan Rol): Baja Bantalan (SUJ2) untuk badan busing, dengan bola atau rol baja di dalamnya.

3.Guide post ada berapa jenis 

Meskipun fungsi dasarnya sama (memastikan kesejajaran), guide post memiliki beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan mekanisme gesekannya (bagaimana guide post berinteraksi dengan guide bushing) dan metode pemasangannya.

Berikut adalah jenis-jenis guide post yang paling umum digunakan pada die set:

1. Berdasarkan Mekanisme Gesekan (Friction Mechanism)

Ini adalah pembagian jenis yang paling utama dan memengaruhi presisi, kecepatan, dan beban yang bisa ditangani oleh die set.

Jenis Guide PostMekanisme dan Fitur UtamaAplikasi Umum
Plain Guide PostMenggunakan gesekan geser (sliding friction). Terdiri dari Guide Pin dan Plain Guide Bushing (biasanya perunggu/perunggu berlapis). Memerlukan pelumasan yang baik.Digunakan untuk dies dengan kecepatan rendah hingga sedang, dies blanking (pemotongan) standar, dan dies yang menerima beban samping moderat.
Ball Guide PostMenggunakan bantalan bola (ball bearing). Memiliki ball cage (sangkar bola) di dalam bushing yang meminimalkan gesekan. Memungkinkan pergerakan yang sangat mulus dan cepat.Digunakan untuk dies presisi tinggi, operasi berkecepatan tinggi (high-speed stamping), dan ketika die set sering dibuka dan dipasang kembali (removable type).
Roller Guide PostMenggunakan bantalan rol (roller bearing). Memberikan kekakuan (rigidity) yang lebih tinggi daripada ball guide post dan mengurangi defleksi.Digunakan untuk dies yang membutuhkan kekakuan sangat tinggi dan mampu menahan beban samping yang besar, seperti pada dies forming (pembentukan) berat.



2. Berdasarkan Metode Pemasangan (Mounting Method)

Cara guide post dipasang pada die shoe (alas bawah) juga membedakannya:

  • Press-Fit Type (Tipe Pemasangan Tekan):

    • Guide post dipasang secara permanen dan sangat kuat ke die shoe menggunakan tekanan.

    • Umumnya digunakan pada die set yang lebih besar atau untuk dies yang tidak sering dilepas atau diganti.

  • Detachable / Removable Type (Tipe Lepasan):

    • Guide post dipasang dengan sistem yang memungkinkan untuk dilepas dari die shoe (misalnya menggunakan baut atau sistem stopper).

    • Ini memudahkan operator untuk membongkar die set (misalnya saat mengasah punch dan die) dan memasangnya kembali dengan tetap menjaga presisi, terutama pada sistem Ball Guide Post.

3. Berdasarkan Lokasi Pemasangan (Position Type)

Walaupun ini lebih mengacu pada desain die set secara keseluruhan, penempatan guide post menentukan istilahnya:

  • Back Post Die Set: Guide post terletak di bagian belakang die set.

  • Center Post Die Set: Guide post terletak di tengah die set.

  • Diagonal Post Die Set: Guide post terletak di sudut-sudut secara diagonal.

Kesimpulan:

Ketika merancang atau memilih guide post, pertimbangan utama biasanya adalah gesekan dan presisi. Untuk sebagian besar dies standar, Plain Guide Post sudah mencukupi. Namun, untuk aplikasi berkecepatan tinggi dan presisi mutlak, Ball Guide Post menjadi pilihan utama.


Demikian penjelasan kami semoga bermanfaat y

Untuk pembelian standard part untuk mould dan dies silahkan mampir di lapak kami di sini : 

https://bit.ly/45S17Z1


#solotehnikmandiri #machinery #generaltradingsuplier #jasapermesinan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Proses Stamping Pada Dunia Industri

Ini Dia Daftar Dokumen Wajib ISO 14001:2015!