Membongkar Kode Rahasia: Panduan Lengkap Membaca Kode Holder Pahat Bubut ISO
Dalam postingan dahulu kami telah membuat artikel terkait ' Mengenal Jenis Jenis Pahat Yang digunakan pada mesin bubut'
Kemudian dalam kesempatan ini kami akan mencoba merangkumkan terkait holder insert dari pisau mesin bubut ,yang mana di pasaran sangat bervariasi karena ada berbagai produsen yang membuatnya
Disini kita akan rangkumkan type holder insert cutting sesuai ISO dengan memberikan gambaran umum mengenai sistem penamaan (kode) pemegang insert (holder) perkakas potong sesuai standar ISO (International Organization for Standardization).
Sistem penamaan ini sangat terstruktur dan membantu mengidentifikasi karakteristik utama dari pemegang insert tersebut.
Karena sangat banyak model dan tipe, kami akan sajikan format kodenya dan contoh untuk memudahkan Anda memahami cara membacanya.
🛠️ Kode Pemegang Insert Perkakas Potong (Holder) ISO
Kode ISO untuk pemegang insert biasanya terdiri dari serangkaian huruf dan angka (sekitar 7 hingga 10 posisi) yang masing-masing mewakili fitur spesifik.
Contoh Format Kode ISO (Misalnya: DCLN 25 25 M 09)
| Posisi | Fitur yang Diwakili | Huruf/Angka | Keterangan Contoh |
| 1 | Clamping System (Sistem Pengunci) | D | D = Top clamp and hole (penjepit atas dan lubang sekrup) |
| 2 | Insert Shape (Bentuk Insert) | C | C = Rhombic 80° (Belah ketupat 80°) |
| 3 | Holder Style/Maching Position (Gaya Holder/Posisi Pemesinan) | L | L = Lead angle 95° (Sudut hadap 95°) |
| 4 | Tolerance (Toleransi Insert) | N | N = Class M (Toleransi Normal) |
| 5 | Insert Size/Length (Ukuran/Panjang Insert) | 25 | 25 = Misal: Tinggi Shank 25 mm |
| 6 | Holder Width/Height (Lebar/Tinggi Holder) | 25 | 25 = Misal: Lebar Shank 25 mm |
| 7 | Holder Length (Panjang Holder) | M | M = Misal: Panjang Total 150 mm |
| 8 | Cutting Edge Angle (Sudut Mata Potong) | 09 | 09 = Misal: Sudut Hadap 90° |
🔍 Detail Penjelasan Posisi Kode
Berikut adalah penjelasan detail untuk beberapa posisi kunci dalam kode ISO:
Posisi 1 & 2: Sistem Pengunci dan Bentuk Insert
| Posisi | Kode | Keterangan |
| 1 (Clamping) | S | Screw (Sekrup) |
| P | Lever (Tuas) | |
| C | Clamp + Pin (Penjepit + Pin) | |
| 2 (Shape) | D | Diamond 55° (Intan 55°) |
| C | Rhombic 80° (Belah Ketupat 80°) | |
| T | Triangle 60° (Segitiga 60°) | |
| S | Square 90° (Kotak 90°) | |
| R | Round (Bulat) |
| Kode | Sudut Hadap | Keterangan |
| A | 63° | For Roughing/Finishing |
| F | 90° | For Facing |
| M | 45° | For Profiling |
| P | 107.5° | For Copying/Profiling |
| L | 95° | The most common, General Turning |
Ini biasanya berupa angka yang menunjukkan dimensi penampang melintang (Tinggi holder x lebar holder) dalam milimeter (mm), misalnya:
2525 --> artinya : Tinggi 25 mm x Lebar 25 mm
1616 --> artinya : Tinggi 16 mm x Lebar 16 mm
Posisi 8: Panjang Keseluruhan Holder (Overall Length)
Huruf ini mengkodekan panjang total holder, yang merupakan dimensi penting saat menghitung ruang kerja pada mesin
| Kode | Panjang (mm) |
| A | 32 |
| B | 40 |
| E | 70 |
| M | 150 (Panjang Standar Umum) |
| Q | 200 |
Posisi 9: Ukuran Sisi Potong Insert (Cutting Edge Length)
Angka ini menunjukkan ukuran lingkaran terpasang (Inscribed Circle - IC) atau panjang sisi potong dari insert yang sesuai. Nilai ini biasanya dikalikan dengan 10 (atau dalam satuan milimeter).
Contoh: 12 berarti insert yang cocok memiliki IC sebesar 12 mm.
📝 Untuk di pahami saja
Untuk mendapatkan katalog lengkap model dan tipe (termasuk dimensi detail dan sudut pemesinan) yang sesuai dengan ISO, Anda perlu merujuk ke katalog produsen perkakas potong spesifik, seperti Sandvik Coromant, Walter, Kennametal, Kyocera, atau ISCAR. Mereka menyediakan katalog komprehensif yang diorganisir berdasarkan kode ISO ini.
Untuk yang sedang mencari holder pisau insert cutting nya bisa ke link ini :
https://sites.google.com/view/solotehnikmandiri/cutting-tool-abrasive-stone-grind

Komentar
Posting Komentar